Untuk menjadikan pekarangan rumah Anda hijau dan dipenuhi tanaman produktif tidak sulit dan memerlukan biaya mahal. Anda bisa menggunakan botol aqua bekas yang terpakai. Selain menghemat biaya, Anda bisa menjaga lingkungan dengan cara mendaur ulang botol-botol yang ada di rumah.
Botol yang dijadikan media tanaman tersebut bisa diisi dengan berbagai macam tumbuhan, salah satunya adalah sayuran. Tentunya dengan menanam sayuran tersebut bisa sangat bermanfaat di kemudian hari untuk Anda konsumsi. Jika Anda tertarik untuk melakukannya, berikut akan dipaparkan mengenai cara menanam sayuran di botol aqua.
Bahan yang Diperlukan untuk Menanam Sayuran
1. Botol aqua bekas ukuran 1,5 liter atau 600 ml
2. Cutter atau pisau
3. Spidol
4. Bibit tanaman sayuran yang telah disiapkan
5. Pupuk
Proses Cara Menanam Sayuran di Botol Aqua
1. Potong Botol Aqua Bekas
Langkah yang pertama kali Anda lakukan adalah memotong botol aqua menjadi dua bagian. Agar rapih, Anda bisa menggunakan spidol untuk menandai bagian mana saja yang akan dipotong. Tentunya yang harus ditandai adalah botol aqua di bagian tengah. Setelah terbagi menjadi dua bagian yang Anda gunakan hanya bagian bawahnya saja. Sedangkan bagian atas sampai ke mulut botol tidak perlu digunakan. Kecuali Anda akan membuat tanaman hidroponik.
2. Masukkan Tanah dan Pupuk Kedalam Botol
Selanjutnya adalah memasukkan tanah kedalam botol. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa jenis tanah untuk menanam tumbuh-tumbuhan. Dan tanah yang cocok untuk perkebunan serta pertanian adalah yang memiliki ciri sebagai berikut :
• Memiliki Ph < 7
• Mengandung unsur organik
• Memiliki kelembaban tinggi, terutama saat musim kemarau tiba
• Ketika ditanami tumbuhan, tanah tidak akan mengeras.
Dan tanah yang memiliki ciri di atas bisa ditemui dengan mudah di sekitar pekarangan rumah. Sebelum memasukannya ke dalam botol aqua, jangan lupa untuk mencampurnya dengan pupuk kandang atau pupuk jenis lainnya yang sudah Anda beli dari toko yang menjual tanaman dan sejenisnya.
3. Masukkan Bibit Sayuran Kedalam Botol
Jika proses memasukkan tanah dan pupuk telah selesai. Maka langkah selanjutnya adalah memasukkan bibit sayuran ke dalam botol tersebut.
4. Rawat dan Siram
Setelah proses di atas telah selesai maka langkah selanjutnya adalah Anda harus merawat serta menyiram tanaman yang telah Anda simpan dalam botol aqua bekas. Untuk menyiramnya lakukan setiap hari di waktu pagi dan sore hari.
Sayuran yang Cocok Disimpan Di dalam Botol Aqua
Tak semua jenis sayuran bisa ditanaman di dalam botol aqua mengingat ukuran botol aqua yang kecil dan terbatas. Oleh karena itu, agar Anda tidak salah memilih dalam menanam sayuran berikut akan direkomendasikan mengenai jenis-jenis sayuran yang bisa ditanam di botol aqua, seperti :
1. Cabai
2. Kangkung
3. Terong
4. Tomat
5. Bayam
6. Sawi
Jenis tanaman dan sayuran di atas, ketika tumbuh tidak terlalu memiliki kapasitas yang memakan tempat serta berumur pendek. Jika Anda sudah bosan menanam salah satu sayuran di atas pun bisa diganti dengan jenis tanaman yang lain.
Mengatasi Hama dan Penyakit
Resiko menanam sayuran yang paling banyak ditemui adalah adanya hama dan penyakit pada sayuran tersebut. Sayuran yang rentan terkena hama ini adalah kangkung dan sawi. Biasanya jenis hama yang hinggap pada tanaman sayuran ini adalah ulat dan kutu putih. Namun, hal tersebut masih bisa di atasi dengan manual menggunakan tangan kita sendiri. Namun, sekiranya sudah banyak dan dianggap berbahaya bisa membelinya di toko khusus tanaman.
Itulah proses cara menanam sayuran di botol aqua dengan mudah. Semoga kita semua bisa lebih mencintai lagi tanaman dengan dimulai dari lingkungan sendiri. Selamat mencoba!
Pertama-tama siapkan botol plastik minuman berukuran 1 liter. Selanjutnya motong botol tersebut menjadi dua bagian sama besar.
Nah setelah botol plastik terbelah dua, ambilah kapas secukupnya dan sumpal kapas tersebut pada mulut botol (Kemudian disebut sebagai botol pertama dan sisanya sebagai botol kedua). Kapas tadi berguna untuk menyerap air yang dibutuhkan tanaman melalui media tanam yang nanti nya dimasukkan ke dalam botol pertama.
Nah media tanam yang dipakai sebaiknya kompos. Adik-adik bisa membelinya di penyedia tanaman. Harganya murah kok sekitar Rp10.000-Rp15.000. Bila media tanam sudah tersedia, masukkan media tanam tersebut secara hati-hati ke dalam botol pertama, tapi jangan sampai penuh.
Lalu untuk apa botol kedua? Di botol kedua kta dapat memasukkan air ke dalamnya. Tidak perlu banyak cukup sampai seperempat tinggi botol.
Jangan lupa memasukkan botol pertama ke dalam botol kedua ya.
Nah bila sudah siap, Kita dapat mulai menanam beragam benih sayuran seperti cabai atau lainnya.
Untuk satu botol hidroponik cukup dipelihara satu tanaman saja supaya tidak terjadi kompetisi makanan.
Setelah selesai ditanam, Taruhlah botol hidroponik tersebut di tempat sejuk seperti di teras rumah atau di halaman belakang.
Kita tidak perlu menyiram setiap hari karena media tetap akan basah berkat kapas yang menghisap air.
Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai air di dalam botol kedua habis. Jika hampir habis segera disiram lah dengan air. Selamat mencoba…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar